Facial rutin membantu menjaga kulit tetap bersih, sehat, dan cerah. Tapi melakukannya terlalu sering justru bisa membuat kulit iritasi, sementara terlalu jarang membuat hasilnya kurang optimal. Lalu, berapa kali sebaiknya facial wajah dilakukan? Jawabannya bergantung pada jenis kulit dan tujuan perawatan Anda.
Frekuensi facial yang umum disarankan
Secara umum, facial wajah disarankan dilakukan setiap 2–4 minggu sekali. Rentang ini mengikuti siklus regenerasi kulit yang rata-rata berlangsung sekitar 28 hari. Namun, angka ini bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
Panduan frekuensi sesuai jenis kulit
Kulit normal
Cukup facial setiap 4 minggu sekali untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.
Kulit berminyak & berjerawat
Bisa lebih sering, sekitar setiap 2–3 minggu, untuk membantu membersihkan pori dan mengurangi komedo. Sebaiknya dengan pengawasan profesional agar tidak memicu iritasi.
Kulit kering & sensitif
Cukup setiap 4–6 minggu dengan treatment yang lembap dan menenangkan, untuk menghindari iritasi berlebih.
Kulit kombinasi
Setiap 3–4 minggu, dengan treatment yang menyeimbangkan area berminyak dan kering.
Frekuensi terbaik sebaiknya ditentukan setelah kulit Anda dianalisis oleh terapis atau dokter. Setiap kulit unik, dan perawatan yang tepat akan memberi hasil paling optimal.
Tanda Anda terlalu sering facial
Facial yang berlebihan dapat merusak skin barrier. Waspadai tanda berikut:
- Kulit menjadi kemerahan dan mudah iritasi.
- Terasa kering, mengelupas, atau perih.
- Muncul jerawat baru (purging berkepanjangan). Jika muncul tanda-tanda ini, kurangi frekuensi dan konsultasikan ke profesional.
Manfaat facial rutin
- Membersihkan kotoran dan minyak berlebih dari pori.
- Mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan wajah.
- Meningkatkan kelembapan dan tekstur kulit.
- Membantu penyerapan produk perawatan lebih maksimal.
Glamori menawarkan berbagai pilihan facial — dari acne facial, brightening, hingga hydra facial — yang disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Reservasi di cabang Jakarta (Pluit) atau Bandar Lampung.
Ditinjau secara medis oleh
Tim Dokter Glamori
Artikel ini telah ditinjau oleh tim dokter dan ahli estetika Glamori untuk memastikan keakuratan informasi medis dan klinis.
